Mengubah Peluang Menjadi Kenyataan: Peran Kunci BRI Dalam Mendorong Ultra Mikro dan UMKM Indonesia

 MENGUBAH PELUANG MENJADI KENYATAAN: PERAN KUNCI BRI DALAM MENDORONG ULTRA MIKRO DAN UMKM INDONESIA

Oleh:Rido Berutu

PENDAHULUAN

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan beberapa tren yang perlu diperhatikan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2023 tercatat sebesar 5,17% (yoy), meningkat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy). Namun, pada triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 4,94% (yoy), meskipun tetap kuat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 mencapai kisaran 4,5-5,3%.

https://www.bi.go.id/

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada triwulan II 2023 didukung oleh peningkatan permintaan domestik, di mana konsumsi rumah tangga tumbuh tinggi sebesar 5,23% (yoy), dan konsumsi pemerintah tumbuh tinggi sebesar 10,62% (yoy). Namun, ekspor secara keseluruhan mengalami kontraksi sebesar 2,75% (yoy), khususnya ekspor barang, sejalan dengan pelemahan ekonomi global. Sementara itu, pada triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi tetap kuat didukung oleh permintaan domestik yang solid, di mana konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06% (yoy), dan pertumbuhan investasi secara keseluruhan meningkat menjadi 5,77% (yoy).

Sumber: https://img.antaranews.com/

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 diproyeksikan tumbuh di kisaran 5 persen. Meskipun pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2023 melambat, Indonesia masih mampu mempertahankan performa ekonomi yang relatif kuat, dengan pertumbuhan positif sebesar 4,94% (yoy). Konsumsi masyarakat memegang peran utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan pertumbuhan sebesar 5,1% (yoy) pada kuartal ketiga tahun 2023. Namun, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi sebesar 3,8% dibanding tahun sebelumnya.Dari sisi sektoral, lapangan kerja tercipta hampir diseluruh sektor, terutama lapangan usaha pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. Meskipun demikian, perlambatan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan berlanjut, sehingga pemerintah telah mengambil berbagai langkah kebijakan untuk menjaga kinerja pertumbuhan ekonomi, termasuk program bantuan sosial dan percepatan penyaluran program KUR.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan dinamika yang perlu diawasi secara cermat, terutama dalam menghadapi tantangan eksternal dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik. Meskipun terdapat beberapa penurunan pada triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global.

PERAN BRI DALAM PEMBERDAYAAN ULTRA MIKRO DAN UMKM

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memiliki visi untuk menjadi "The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion". BRI berkomitmen untuk menjadi mitra yang dipercaya oleh UMKM dalam mengembangkan usahanya. BRI Untuk Indonesia percaya bahwa UMKM memiliki potensi yang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, BRI untuk Indonesia akan terus mendukung pemberdayaan UMKM, baik secara konvensional maupun digital.

BRI telah membuktikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan Ultra Mikro dan UMKM di Indonesia melalui beberapa inisiatif. Salah satu inisiatif tersebut adalah pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) pada tahun 2021. Holding UMi bertujuan untuk mengintegrasikan perusahaan-perusahaan BUMN yang fokus pelayanan kepada segmen mikro dan ultra mikro. Hingga saat ini, Holding UMi telah melayani 36 juta nasabah kredit mikro dan ultra mikro, dengan total nilai kredit yang disalurkan mencapai Rp577,9 triliun.

Berikut adalah beberapa peran BRI dalam pemberdayaan ultra mikro dan UMKM:

1.     Pemberian akses permodalan

BRI merupakan salah satu bank penyalur KUR terbesar di Indonesia. KUR merupakan program pemerintah yang memberikan kredit dengan bunga yang terjangkau kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.000 triliun kepada 1,7 juta debitur pada tahun 2023.

2.     Peningkatan kapasitas dan daya saing

BRI memiliki berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, seperti program inkubasi bisnis, pelatihan, dan pendampingan. Program-program tersebut bertujuan untuk membekali pelaku usaha ultra mikro dan UMKM dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya.

3.     Peningkatan akses pasar

BRI juga berupaya untuk meningkatkan akses pasar bagi pelaku usaha ultra mikro dan UMKM. BRI bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, pelaku usaha besar, dan lembaga internasional, untuk membuka peluang bagi pelaku usaha ultra mikro dan UMKM untuk memasarkan produknya.

 

PROGRAM DAN LAYANAN BRI DALAM PEMBERDAYAAN ULTRA MIKRO DAN UMKM

Pemerintah Indonesia telah menetapkan ultra mikro dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini berkontribusi sebesar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2022.Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh ultra mikro dan UMKM, seperti akses permodalan yang terbatas, keterbatasan akses pasar, dan rendahnya daya saing. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk perbankan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkomitmen untuk menjadi bank utama untuk ultra mikro dan UMKM. BRI memiliki berbagai program dan layanan yang mendukung pemberdayaan ultra mikro dan UMKM, di antaranya:

1.     BRI Unit Mikro

Sumber:https://www.wartanias.com/

BRI Unit Mikro merupakan unit kerja BRI yang fokus pada pembiayaan ultra mikro. BRI Unit Mikro memiliki berbagai produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha ultra mikro, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro, Tabungan BRI Simpedes, dan Tabungan BRI Britama.

2.     Program KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Sumber: https://koperasi.kulonprogokab.go.id/

KUR merupakan program pemerintah yang memberikan kredit dengan bunga yang terjangkau kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BRI merupakan salah satu bank penyalur KUR terbesar di Indonesia. Pada tahun 2023, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp123,6 triliun kepada 1,7 juta debitur.

3.     BRILink

Sumber: https://stekom.ac.id/

BRIlink merupakan agen laku panjar yang tersebar di seluruh Indonesia. BRIlink dapat melayani berbagai transaksi perbankan, seperti tarik tunai, setor tunai, transfer dana, dan pembayaran tagihan. BRIlink juga dapat melayani transaksi KUR.

4.     Inkubasi Bisnis BRI

Sumber: https://bumntrack.co.id/

Inkubasi Bisnis BRI merupakan program yang memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku usaha ultra mikro dan UMKM. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha ultra mikro dan UMKM.

 

BRI menyadari pentingnya digitalisasi dalam mendukung pemberdayaan UMKM. Oleh karena itu, BRI terus berinvestasi dalam digitalisasi, baik dari sisi produk dan layanan maupun dari sisi infrastruktur. Adapun layanan program dari Digitalisasi BRI yang mendukung UMKM secara digital, seperti:

 

5.     BRImo

Sumber: https://play.google.com/

BRImo merupakan aplikasi mobile banking BRI yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi, seperti transfer dana, pembayaran tagihan, dan pembelian produk digital. BRImo juga dapat digunakan untuk mengajukan KUR secara online.

6.     BRI Digital Center

BRI Digital Center merupakan pusat layanan digital BRI yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. BRI Digital Center menyediakan berbagai layanan digital BRI, seperti pembukaan rekening tabungan, pengajuan KUR, dan pelatihan digital.

7.     Program BRILianpreneur

Program BRILianpreneur merupakan program pengembangan kewirausahaan digital BRI yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di era digital.

Upaya-upaya BRI dalam mendorong ultra mikro dan UMKM telah memberikan hasil yang positif. Pada tahun 2022, BRI telah menyalurkan kredit kepada ultra mikro dan UMKM sebesar Rp1.000 triliun. Jumlah ini meningkat sebesar 17,06% dibandingkan dengan tahun 2021.Program KUR sendiri telah membantu banyak pelaku UMKM di Indonesia untuk mendapatkan akses ke pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau. Pada tahun 2021, BRI berhasil menaikkelaskan 1,8 juta nasabah KUR Mikro ke Komersial dan di tahun 2022 diproyeksikan nasabah yang berhasil dinaikkelaskan mencapai 2,2 juta nasabah.

Website https://bri.co.id adalah website resmi dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Website ini menyediakan berbagai informasi mengenai produk dan layanan yang ditawarkan oleh BRI, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor, dan layanan perbankan digital seperti BRImo. Selain itu, website ini juga menyediakan informasi mengenai saham BRI dan berita terkait BRI. Melalui website ini, nasabah dan calon nasabah BRI dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan mengenai produk dan layanan BRI, serta melakukan transaksi perbankan secara online.

 

KOMITMEN BRI DALAM PEMBERDAYAAN UMKM

UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sektor ini berkontribusi sebesar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2022. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh UMKM, seperti akses permodalan yang terbatas, keterbatasan akses pasar, dan rendahnya daya saing. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkomitmen untuk menjadi bank utama sebagai Pahlawan UMKM bagi pelaku usahawan Ultra Mikro dan UMKM di Indonesia. BRI memiliki berbagai program dan layanan yang mendukung pemberdayaan UMKM.

BRI memiliki komitmen yang kuat dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia. Hal ini tercermin dari inisiatif Holding Ultra Mikro yang menjadi wujud komitmen BRI untuk go smaller, go faster, dan go shorter. Holding Ultra Mikro antara BRI, Pegadaian, dan PNM dapat memperkuat ekosistem usaha pelaku UMKM dari sisi pembiayaan, pemasaran, dan produktivitas.

BRI juga terus mengeksplorasi peluang baru termasuk melangkah lebih dalam hingga segmen terkecil yaitu ultra mikro. Hal ini tak terlepas dari segmen ultra mikro di Indonesia yang berjumlah sekitar 65 juta unit usaha. Dari jumlah tersebut, sekitar 14 juta usaha ultra mikro tidak memiliki akses terhadap pendanaan sama sekali baik dari sumber formal atau informal. Selain itu, BRI juga memiliki program Desa BRILian yang telah memiliki 2.843 desa binaan di seluruh Indonesia. Desa-desa tersebut mendapatkan berbagai pelatihan dari BRI diantaranya manajemen keuangan, literasi digital, kewirausahaan, komunikasi, dan lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan kapabilitas perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM di desa.

 

 

KESIMPULAN

BRI telah membuktikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan Ultra Mikro dan UMKM di Indonesia melalui berbagai inisiatif. Dalam konteks bisnis, BRI melayani dan memberdayakan segmen UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Melayani dan memberdayakan segmen UMKM tidak hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang mendukung perekonomian nasional dan meningkatkan kapabilitas perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM. Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan BRI, diharapkan dapat membantu pemberdayaan Ultra Mikro dan UMKM di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah lama menjadi pelopor dalam pemberdayaan Ultra Mikro (UM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Sebagai bank yang telah melayani segmen UMKM selama lebih dari 127 tahun, BRI telah membuktikan komitmennya dalam mendukung perekonomian nasional dan meningkatkan kapabilitas perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM di Indonesia. Dalam artikel ini, kita sudah membahas beberapa inisiatif yang dilakukan BRI untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan Ultra Mikro di Indonesia. Kita percaya bahwa BRI sudah lama menjadi pahlawan UMKM dengan berbagai program dan layanannya baik terjun secara langsung ke masyarakat maupun dengan program digitalisasi BRI. Dengan ini semua menegaskan bahwa BRI untuk Indonesia adalah kesimpulan yang tepat untuk artikel ini. Terima kasih.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://sawitindonesia.com/bri-dukung-pemberdayaan-ultra-mikro-dan-umkmbri/

https://mediaindonesia.com/ekonomi/629800/komitmen-bri-tumbuhkembangkan-umkm-dan-ultra-mikro-bukan-sekadar-isapan-jempol 

https://www.cnbcindonesia.com/market/20221023145928-17-381884/profesor-harvard-ungkap-peran-bri-jadi-bank-yang-kuat-di-umkm

https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2521523.aspx

https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2023/11/05/pengaruh-kondisi-global-dan-pemilu-bagi-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-2023

https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2530023.aspx

https://www.bps.go.id/pressrelease/2023/11/06/2000/ekonomi-indonesia-triwulan-iii-2023-tumbuh-4-94-persen--y-on-y-.html

https://fiskal.kemenkeu.go.id/baca/2023/11/08/4471-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-yang-kokoh-di-tengah-tantangan-global

https://bri.co.id/